kemana kita

mau kemana kita? ke utopia yang tak jelas arahnya? ataukah cukup petak sederhana dengan remah ceria tawa?

aku menggampitmu. menahan erat hangat genggam jarimu.

langkah ini tertahan. pelan tertunda menunggumu.

mau kemana kita? ke surga kaki Ibu? ataukah cukup peluk hangat Beliau sebagai restu kita?

aku menatapmu. menelusuri keruh mata menginjak bayamu.

ada aku disana. aku suka itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s