keputusan

setiap keputusan yang kita ambil saat ini, akan sering bergantung dengan keputusan-keputusan yang sudah pernah kita ambil sebelumnya. selain itu, keputusan yang kita ambil saat ini juga akan berdampak terhadap kemungkinan keputusan yang bisa kita ambil nanti.

ketika pagi ini kita memutuskan untuk bangun kemudian berkemas dan berangkat ke pabrik, hal ini tak lepas dengan keputusan kita tempo dulu yang bersedia menerima tawaran bekerja di tempat kita saat ini. bayangkan jika kita tidak mengambil keputusan untuk menerima tawaran pekerjaan yang kita jalani sekarang ini. apakah kita akan tetap berkemas selepas bangun tidur?

kemudian jika hari ini kita memutuskan membelanjakan semua sisa uang yang ada di dompet tanpa terkecuali, kemungkinan besar kita tidak akan dapat memutuskan untuk membeli sesuatu esok hari tanpa menunggu datangnya rejeki yang lain lagi. beda ceritanya jika kita hari ini memutuskan tidak membelanjakan uang kita untuk keperluan apapun.

tak ada yang berdiri sendiri. setiap keputusan mempengaruhi keputusan yang lain, saling terkait satu sama lain.

dalam mengambil keputusan, semakin banyak masukan/variabel yang kita pertimbangkan, semakin rumit untuk disimpulkan serta diputuskan.

di sisi lain, ketika kita mengambil inisiatif memasukkan pilihan BENAR dan SALAH sebagai label akan hasil akhir keputusan kita, disitu pula kerumitan akan bertambah. ketakutan akan mengambil keputusan yang SALAH akan memberikan tekanan cukup besar dan mungkin akan menunda waktu pengambilan keputusan. sedangkan keyakinan yang berlebihan bahwa keputusan kita akan BENAR seringkali melenakan kita dalam mengolah masukan serta informasi lain yang berkaitan dengan keputusan yang akan kita ambil.

mencoba membatasi dan menyederhanakan masukan/variabel yang harus diolah serta berusaha mengelompokkan hal yang akan terpengaruh baik langsung maupun tidak langsung, akan sedikit membantu kita dalam mengambil keputusan. dan tentunya tak perlu dilupa adalah kepasrahan, keikhlasan, dan keyakinan kita setelah keputusan kita ambil tanpa harus takut apakah nanti akan tampak BENAR atau SALAH. lebih dari itu adalah menyiapkan diri kembali untuk mengambil keputusan lagi nantinya, mungkin adalah sebuah keputusan untuk memperbaiki keputusan kita saat ini.

selamat menentukan pilihan dan membuat keputusan.

take it or leave it.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s