Sang Pencerah

Saya kecewa.

Sang Pencerah masih saja mempersoalkan mengenai Tahlil, Yasin, Selametan, dsb.

Saya kecewa.

Muhammadiyah terang-terangan berada dibalik film ini.

Saya kecewa.

Ditengah terjangan pihak-pihak yang ingin merusak kerukunan Kaum Muslim dari luar, kenapa saudara sendiri harus membuka cerita lama tentang hal-hal sensitif itu?

Di ranah akar rumput, terutama di lingkungan yang masih bersentuhan dengan keseharian saya. Gesekan antara Hijau dan Biru masih jamak terjadi. Meski ujung-ujungnya hanya menjadi rumpian di kalangan sendiri, gesekan-gesekan itu masih ada dan selalu hangat.

Saya kecewa.

Karena saya yakin, topik lain diluar hal-hal sensitif tersebut, K.H Ahmad Dahlan tetaplah pembaharu Islam yang sangat berjasa. Dan tentunya kiprah Muhammadiyah di ranah sosial bisa menjadi topik yang lebih sejuk dan UNIVERSAL.

Saya kecewa,

devi a zuhdi

Iklan

2 thoughts on “Sang Pencerah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s