Sembada

“Ning kalau dalam hubungan mantu itu wah belum sampai saya. Wong mantu itu sing sembada, Pak. Niat berani mantu ya digagahi sendiri sak kuatnya. Kalau bisanya sederhana ya sederhana. Tidak apa-apa, ning gagah. Lha , kalau minta duit itu rak bagaimana?” (Mr. Rigen dalam Madhep Ngalor Sugih Madhep Ngidul Sugih – Umar Kayam. Hlm. 86. Pustaka Grafiti – 2005)

Sedang bongkar-bongkar catatan Alm. Umar Kayam yang memuat tentang pernikahan. Membaca ulang pandangan Pak. Ageng dan Mr. Rigen tentang pernikahan. Saya masih percaya, masyarakat Mataraman itu sedikit-banyak sesuai dengan apa yang ditulis Pak. Kayam.

Salam,

devi a zuhdi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s