beban

esensi waktu mungkin telah berubah, pernah rasanya begitu mudah meyakinkan diri bahwa waktu begitu cepat berlalu. detik, menit, jam dan hari seperti bergerak begitu saja. cepat, lekas, tak berbekas. selaksa ombak yang membenturkan diri ke hadapan karang, yang seketika itu juga berubah menjadi buih yang kembali lebur ke lautan.

sekarang, semuanya terasa asing. waktu menampakkan diri dalam dua wajah yang tak sama.

meski tak jua sanggup membedakan mana hasil kerja hati dan mana yang merupakan andil logika. ada sedikit keyakinan bahwa rasa belum seirama otak. logika belum menyatu dengan hati. detik demi detik yang menyiksa hadir dengan sangat lambat, memberi sensasi debar yang menyesakkan, menghadirkan resah yang menyebalkan.

padahal, pulsa-pulsa yang bergerak di tempurung kepala tak pernah lelah berusaha, meyakinkan gumpalan merah di bawah rongga dada, memberi lecut kepercayaan bahwa otak dan hati telah bekerja sama dengan semestinya.

tampak seperti menanggung benda abstrak yang (semoga tak) begitu berat. sesuatu yang seolah memberi tekanan untuk membuat semua hal terlihat benar dan baik, setidaknya terbaik untuk lebih banyak hati.

Iklan

3 thoughts on “beban

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s