diam

saat tak ada rekah senyum yang mampu kunikmati, aku sakaw akan kata yang mampu mengoyak diam.

karena rindu akan abadi membeku tanpa bait yang terkabar. karena resah tak akan terurai tanpa kabar cerita.

sapa aku, dengan senyum katamu, dengan kecup baitmu dan dengan kerling rimamu.

dalam dingin,

Devi Awaluddin Zuhdi

Posted via email from devie’s log

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s