Ngawi, malam 1 Syawal 1430H

Lama rasanya ndak turun ke aloon-aloon saat malam 1 Syawal. Tahun ini rasanya lebih semarak. Opini Pak Menag di tengah Ramadhan lalu yg menyatakan 1 Syawal bakal jatuh tgl 20 Sept cukup menggerakkan setiap orang untuk bersiap-siap lebih awal.

 Takbir keliling masih berjalan, orang-orang berjubel di sepanjang rute acara. Teriakan takbir tentu saja menggema dari seluruh penjuru, beradu dengan bunyi kembang api dan petasan “imut”.

 Iya, lebaran yg jatuh bersamaan antar NU dan Muhammadiyah selalu menghadirkan suasana yang lebih semarak. Tak ada teriakan bilal tarawih yang beradu dengan takbir dari masjid-masjid Muhammadiyah.

 Ngawi. Kota tempat lahirku. Rasanya jarak kami semakin jauh

 Kota kalian? Se-semarak apa?

 Salam,
.
Devi Awaluddin Zuhdi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s