beda rasa

*melankolis sok ndak romantis mode ON

beberapa kali pernah ngobrol ma Ibu dirumah. mendadak aja sering kepikiran soal mudik. ngobrolin rasanya pulang ke rumah pas malem takbiran, setelah sebelumnya bersusah payah berdesak-desakan di angkutan umum. gimana rasanya pulang ke rumah tepat saat takbir dan zakat fitrah dibagi, setelah setahun ndak bersua.

gimana rasanya?

pasti "beda" sama yang kadang "iseng" cuma nyicip makan malam di rumah kemudian balik ke kota tempat mengadu nasib. pasti "beda" sama yang begitu diminta pulang karena ada keperluan dalam waktu tak lebih dari 4 jam sudah sampai di rumah. pasti "beda" sama yang kadang mampir ke rumah saat berkelena karena pekerjaan. pasti "beda".

tapi, melihat email-email kalian yang berburu tiket, email-email yang bercerita suka duka di perjalanan. aku yakin, "rasa" yang kalian rasakan saat bertemu keluarga dirumah itu "beda" dengan yang kami rasakan disini. mungkin "rasa" itu yang menjadi bonus kalian, kawanku. 😉

selamat berburu tiket! semoga selamat dan sehat selalu serta bahagia saat bersua keluarga tercinta.

salam,

~ devi awaluddin zuhdi

Posted via email from devie’s log

Iklan

2 thoughts on “beda rasa

  1. ah ya! Lebaran Kurban kemarin akhirnya kesampaian.

    berangkat dari Trosobo tepat malam takbiran. jam 21:00 keluar dari rumah. jalan kaki ke pinggir jalan.

    4 kali dicuekin bus akhirnya ada juga yang mau berhenti. SK Ekonomi.

    beridiri sebagai penutup pintu sampai Nganjuk. :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s