gagal

kegagalanku yang kemarin, membuatku lebih berani mencoba hal lain yang lebih menantang. setidaknya aku tidak lagi begitu takut gagal.

kami mengobrol banyak, tentang mencoba, tentang kegagalan dan ketakutan. kami sedang tidak berbicara keberhasilan, sesuatu yang kami anggap belum hadir (setidaknya sampai saat ini).

beberapa waktu yang lalu, ia baru saja mencoba mencicipi comfort zone. tapi sayangnya ia gagal. kegagalan yang kata orang disebut sebagai sebuah pelajaran nyata, bukan sekedar teori. aku senang ketika ia benar benar meresapi itu, tidak pernah ada sorot kekalahan dari matanya, meskipun ada kecewa, aku tahu ia puas telah mencobanya. kepuasannya itu mengantarkan ia untuk mencoba hal lain yang lebih besar. itu yang disampaikannya ke aku.

“aku ingin keluar dari sini, mencoba yang lebih besar”, ungkapnya kemarin.

“kau mau kemana”?

“aku sedang mencoba ke sana dan ke sana, masih belum jelas memang, tapi sepertinya akan menyenangkan”.

“terdengar menyenangkan kawan”!

begitulah, dititik ini, aku bangga dengannya, dengan kegagalan yang tidak membuatnya patah arang. ia juga telah menunjukkan kepadaku, cara dia mengukur kemampuan dan usahanya untuk berkembang, semua itu telah membuatku tersenyum.

senang bisa mengenalnya.

Iklan

4 thoughts on “gagal

  1. tak puji ki.. pilihan kata & alur posting 😀
    ternyata ente berbakat juga bos …

    mengenai contentsnya : “semangaaat… jangan mau kalah dengan lintang+mahar+ikal..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s