inspirasi dan konsistensi

sejauh ini, hal apa yang paling menginspirasi Anda?

buat aku, banyak hal yang kuduga mampu menghadirkan inspirasi, tapi masih sulit untuk merumuskan hal apa yang nyata mampu memberi inspirasi. setiap bait kata, setiap tangkapan lensa dan setiap denting nada selalu berusaha mencipta inspirasi yang berbeda. mereka mencoba menghantarkan denyut nadi yang berbeda, menegangkan urat syaraf yang tak sama.

banyak hal yang telah terlewati, degup jantung, hembus nafas begitu saja hadir membawa cerita tersendiri. adakah yang spesial?

tak banyak yang telah kuraih sepanjang tahun kehidupanku yang hampir menyentuh 22 ini. surabaya menjadi kota ke 3 dalam usahaku untuk terus dapat bernafas. 3 tahun yang hampir terlewati. aku masih terjebak dalam rutinitas yang sama seperti 3 tahun yang lalu. pabrik dan kampus yang begitu nyaman dengan passion yang berbeda. tekanan dan alasan yang berbeda menghadirkan semangat (dan hasil) yang berbeda pula.

aku selalu yakin, hanya orang orang yang benar benar terpilih yang mampu meraih semuanya (bahkan sang pahlawan-pun kadang tak mampu meraih semua yang dicita). aku telah lama mengubur mimpiku untuk menjadikan Salman sebagai tempatku mengadu kepada-Nya, atau pula mimpi merengkuh Yellow Jersey itu. kampus tua di sesaknya kota surabaya ini menjadi pilihan paling logis ketika aku tetap berharap kenyamananan di pabrik ini terus berlanjut. ya, aku menikmati setiap pagi yang memaksaku melangkahkan kaki ke lantai 9 gedung aneh di pusat kota surabaya itu, menikmati setiap sapa yang terucap didalamnya. berusaha tetap meraih secuil mimpi pendidikan dengan tetap menikmati kenyataan yang telah hadir ini.

terlalu banyak kontradiksi yang terjadi dalam 3 tahun ini, keinginan menyelesaikan pendidikan secepat mungkin yang selalu berbenturan dengan semangat setengah hati, idealisme kelilmuan dan tuntutan kehidupan, denyut hati dan logika otak kiri. berbenturan satu sama lain yang tak mencipta apapun.

apa yang ingin kuraih, terlalu abstrak untuk digambarkan. padahal aku selalu percaya, hanya orang orang yang mampu merumuskan mimpinya yang bakal bisa meraih mimpi itu. menjalani begitu saja kehidupan? bukan pilihan yang nyata dipilih dengan kesadaran tentunya. banyak inspirasi yang hadir dan berusaha mengetuk semangat, tapi semuanya tiba tiba hambar berbenturan dengan realitas yang tanpa sadar kupaksa hadir di depanku, mecipta kontradiksi baru.

bukan inspirasi yang harusnya kucari, tapi konsistensi untuk menjaga semangat yang timbul tenggelam itu agar tetap nyata ada.

… masih terus berusaha merumuskan mimpi
… hari ini tepat 2 minggu sebelum genap 22 tahun
… yang benar itu sudah 22 tahun atau baru 22 tahun sih?

Iklan

7 thoughts on “inspirasi dan konsistensi

  1. emang bener om,
    bagaimana bisa kita meraih sesuatu yang kita impikan,
    jika kita sendiri tidak bisa menggambarkan secara detail dari apa yang ingin kita raih.

    misalnya aja kita pingin kaya,
    sejauh mana tindakan yang telah kita lakukan untuk meraih kekayaan itu,
    terus apakah apa yang kita lakukan saat ini sudah mengarah ke sana,

    jika kita memilih untuk mengalir aja kaya’ air, itupun memang kurang bijak juga,
    karena seperti kita ketahui bersama, bahwa bisa aja air mengalir ke comberan,
    jadi berabe’ deh jika kaya itu.

  2. Dev, satu tambahan tetang mimpi. ada yang bilang bahwa mimpi itu adalah keinginan terpendam/ harapan yang terefleksikan saat tidur.
    adang aku berkata pada diriku sendiri, “persetan dengan mimpi-mimpi, karena masih ada kenyataan yang dihadapi”
    tapi kalo udah gitu hidup rasanya hampa. kita malah jadi robot. wong mimpi itu gratis je! jadi mending tetap berjuang berusaha meraih mimpi. karena Gusti Allah maha mendengar dan maha mengabulkan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s