aku, setia merindu

rasa ini

seperti langit, kelam menghitam tanpa bintang
seperti laut, begitu biru, sunyi dan sendiri

aku merindu

hujan di penghujung kemarau
embun di awal pagi
purnama di minggu kedua

dan tentu saja

senyummu
senyum kalian
senyum kita semua

dalam dekap malam
dalam balutan rintik hujan
dalam sentuhan lembut embun pagi

aku, setia merindu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s