merindumu membuatku sakit

arrrgggggggh…….!
kenapa puisi puisi sering lahir dari pengecut pengecut cinta?
kenapa rindu cuman sampai dalam baris baris kata, dalam rangkaian rangkaian rima?

jika bukan pengecut
datang!
temui dia!
katakan pada dia,

wahai, dik Narti,
aku cinta kepadamu !

wahai, dik Narti,
kupinang kau menjadi istriku !

ah!
kau memang banci!
hanya ratap rindu yang kau cumbu
hanya derap mimpi yang kau peluk

wanginya
deru nafasnya
sedu sedan sedihnya
cuman ada dalam angan

jika kau cuman ingin meminang bayang
teruslah meratap dalam gelap
teruslah bermimpi dalam sepi

*)bait ke-3 dan ke-4 adalah potongan sajak “surat cinta” dari WS Rendra

Iklan

2 thoughts on “merindumu membuatku sakit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s