makasih bu’, makasih yah

jangan terlalu sering menengok kebelakang Nak. mimpimu itu di depan, bukan dibelakang. bolehlah sesekali menengok kebelakang, sekedar untuk memastikan langkahmu tetap di jalan yang kau inginkan. jangan kuatir, kami akan selalu ada disampingmu untuk menemanimu.

**makasih buat ibu’ dan ayah, i love you all

Iklan

4 thoughts on “makasih bu’, makasih yah

  1. aku memang harus belajar banyak darimu, selamat shaum ramadhan yah 😀

    nt shaum kaga’ , ah masya allah ternyata nt belum akhil balig ?

    kalau gitu beljar shaum dulu yah setengah hari gak apa – apa kok, sambil terus berjalan sampai akhir dimana sampeyan dah akil balig dan mampu shaum sehari penuh.

    bapak , ibu ayo anaknya ini di tuntun belajar shaumnya 🙂

  2. #acha : lagi kangen rumah, dah 4 tahun nggak ngrasain ramadhan di kampung 😦
    #mayda : wajib iku Ma
    #kus : sama sama kang, sugeng siyyam nggeh. aku dah 20 tahun lho 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s