Kekuatan Opini

  • Laki – laki perlente, pakai jas lengkap, sepatu kilap, rambut klimis.
  • Laki – laki, pakai jeans, kaos oblong, rambut punk.
  • Laki – laki, pakai sorban, jenggot tebal, celana sedikit diatas mata kaki, paki gamis.

Kalau diadakan polling yang pertanyaanya sebagai berikut “Siapakah diantara ketiga laki – laki diatas yang paling pantas dicurigai sebagai terorist?”. Saya yakin akan lebih dari 50% menjawab pilihan terakhir. Sebuah pilihan yang sangat logis melihat keadaan saat ini.

Media massa terlanjur sukses menanamkan sebuah definisi baru tentang terorist. Seperti ketika kita masih kecil, kita bertanya kepada Ibu’ tentang polisi. Secara sederhana Ibu’ menjawab “Polisi itu pakai baju seragam coklat muda, celana coklat tua, pakai sepatu diatas mata kaki, bawa pistol, gagah”, jawaban yang sudah cukup untuk mendeskripsikan tampang POLISI secara umum. 🙂

Kalau begitu semua penghuni pesantren – pesantren tradisional terorist semua dong? 🙂 Mereka sangat bangga dengan jenggotnya, celana kain diatas mata kaki mengalahkan Lea ataupun Levi’s, sorban tidak bisa digantikan dengan topi bisbol. Wallahua’lam biswahab.

“Saya masih percaya/yakin otak semua kejadian teror di Indonesia adalah kelompok yang didalangi negara negara barat yang punya keuntungan jika Indonesia hancur. CIA, NSA, FBI pasti berada dibalik semua kejadian itu. Jika memang semua teror dilakukan oleh kelompok anti AS (seperti ditulis di media – media), kenapa tidak langsung aja nge-bom Kedubes or Konsul AS? Kenapa harus nge-bom Bali yang tidak ada kaitannya dengan AS (sesuatu yang aneh bin ajaib)? Mereka (CIA, NSA, FBI) jauh lebih pintar dari kita semua, jangan percaya saja dengan semua yang ditulis media. Masih ingat kejadian G/30/S/PKI? Banyak yang menyebutkan mereka (CIA, NSA, FBI) terlibat.”(awaloeddin)

=================================
***** [ tulisan dangkal tanpa dasar dari orang bodoh ]

Iklan

8 thoughts on “Kekuatan Opini

  1. Ngga juga…saya juga punya konsep konspirasi yang kurang lebih sama kok mas. Cuman emang lebih kompleks dikit. Bagian dari teori emang kontrol media mempengaruhi sekali pola pikir masyarakat di dunia. So, don’t trust media…berpikirlah sendiri. Kembali ke cogito ergo sum. Maaf kalo komentar-nya serius…hehe.

  2. Dunia yang aneh !. Sifat manusia pada dasarnya ya sifat terrorist, susah melihat orang senang dan senang melihat orang lain susah. Oke lah media bullshitting tentang semua terorist itu, jadi mari kita cari kebenarannya, jangan percayai mereka, namun jangan berpatokan pada satu sumber yang mungkin juga itu adalah opini yang bisa saja membuat anda teryakini. Kekuatan opini yang membentuk mereka mereka yang rela menjadi terrorist, maka kekuatan opini juga yang “mereka” gunakan untuk melawan “terrorist”.

    Hayahhh… jadi serius banget .. jadinya belepotan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s