405 – part 4

sukanya, singanya sudah menemani 2 kali perjalanan ke jawa timur. sudah sesuai harapan awal. dipinang untuk pulang.

dukanya. atau tepatnya, perjalanannya agar bisa dipakai nyaman buat pulang. banyaak…

bisa dibilang, ini mobil pertama kami yang bukan dari baru. dengan segala keterbatasan dan keberanian, ditebuslah ini singa.

Bang Kamil di PondokCabe jadi rujukan untuk beres-beres ini singa sejak 2020 kemarin. Alhamdulillah, sejauh ini tak ada kecewa.

mudah2an, ini singa bisa betah menemani kami.

405 – part 3

Sebtu, 5.30 isuk mruput mulai berangkat dari nJakarta. bismillah…

langsung enek sing kari, arep munggah tol sadar lak ngombene Lanang kari nang kulkas. akhire njanjeni mampir toko nang rest area pertama. mudun japek, langsung mampir rest area pertama, blonjo ngombe. lancar sampai sakdurunge Cirebon. lali rest area piro. pit stop pertama. leren, ngademke singo. sarapan. alhamdulillah lancar.

mari iku, berusaha menikmati. medan perjalanan yang bener2 baru. mengenali hal2 yang ditemui di perjalanan, mencocokkan dengan potongan informasi dari media lain, menandai mana yang nantinya perlu dikunjungi pas perjalanan sebaliknya.

siang sudah di Salatiga setelah melewati jalur semarang salatiga yang mempesona. mulai hujan setelah Solo. kaca depan ternyata bocor sealnya. air netes masuk. selama ini ndak terdeteksi karena memang belum pernah hujan2an. sudah terlanjur, ya diterima saja. berharap segera cerah. setelah Ngawi mulai cerah. Sorean akhirnya mendarat di Cimon.

Alhamdulillah… singanya sehat, anak2 sehat, semuanya sehat. Setelah hampir 1,5 tahun, bisa pulang juga.

Awal Oktober 2020.

selepas turun tol Driyorejo. sudah berasa _rumah_ sejak jalan ini.
siji sing dikangeni, langsung diborong sakdurunge mlebu omah pertama kali.