Archive for December 2007
speechless
“itu cuman cintanya anak kecil, cinta monyet”, begitu kau bilang kepadaku tentang tanggapan mamamu akan cerita ceritamu, dan kaupun lantas tertawa renyah seperti menggodaku. sedang aku, hanya tersenyum kecut diujung telepon ini.
“kau tahu?”
“apa?”
“banyak hal yang sebenarnya ingin kubincangkan dengan kamu, tapi semuanya selalu hilang saat kau meneleponku.”
“coba kau tulis, akan kubaca jika kau mengijinkan”
“ya, aku sudah menulisnya, selalu. tapi soal ijin itu? ehhhmmmmm, nanti dulu deh”, tawamu meledak lagi.
“dasar!!! kapan kau pulang?”
“belum tahu, banyak hal yang belum selesai. kangen banget ma rumah padahal”, ada desir kecewa yang kutangkap. ya, aku tahu, kau begitu sibuk disana.
dan tiba tiba semuanya sunyi.
tak ada kata lagi.